Kamis, 29 Maret 2012

PESANTREN PERSIS BANGIL


VISI

Tahun 2025 Pesantren Persis Bangil Menjadi Rujukan 
Model Pendidikan Pesantren yang Berkualitas
Sesuai dengan Jamannya 



MISI
  1. Menyelenggarakan pendidikan Islam berbasis pesantren melalui pendidikan yang integral.
  2. Menyelenggarakan pendidikan yang menguatkan akidah, akhlak, dan hukum syariah sebagai dasar amaliyah yang sholehah.
  3. Mewujudkan suasana belajar yang kreatif, kritis, dan argumentatif berdasarkan pemikiran Islam yang benar.
  4. Menyelenggarakan pendidikan ketrampilan yang didukung oleh Tekhnologi Informasi.

TUJUAN

  1. Melahirkan lulusan yang memiliki dasar Aqidah,  Akhlak dan Hukum Syariah yang mampu melahirkan amaliyah  shahihah.
  2. Melahirkan lulusan yang memiliki pemahaman terhadap teks-teks syariah secara baik dan benar.
  3. Melahirkan calon-calon intelektual muda yang cinta ilmu dan pengembangannya.
  4. Melahirkan lulusan yang memiliki motifasi yang kuat dan ketahanan hidup dengan skill yang dimiliki.
  5. Melahirkan lulusan yang memiliki jiwa kepemimpinan yang berpihak kepada kebenaran dalam Islam.


KOMPETENSI LULUSAN

  1. Menjadi Pribadi mulim yang cinta kepada amaliyah yang berdasar pada  Aqidah,  Akhlak dan Hukum Islam yang benar.
  2. Memiliki kemampuan Memahami hukum Islam khususnya dalam bidang Fiqih Ibadah secara baik dan benar.
  3. Memiliki kecakapan berbahasa Arab & Inggris secara Aktif. 
  4. Memiliki kemampuan  jurnalistik berbasis tekhnologi modern. 


PROFIL SINGKAT 
Dalam buku waqfiyah Yayasan Pesantren Persis Bangil yang diterbitkan tahun 1960 tercatat bahwa Pesantren Persatuan Islam mula-mula didirikan atas desakan sejumlah pemimpin dan umat Islam. Pada 1 Dzulhijjah 1354 H bertepatan dengan Maret 1936 bertempat di Masjid Persatuan Islam – Jl. Pangeran Sumedang – Bandung secara resmi berdirilah Pesantren Persatuan Islam Bandung.
Pesantren Putra di Bandung kemudian dipindahkan ke Bangil pada awal Maret 1940. Selang setahun, tepatnya Pebruari 1941 dibuka Pesantren Bagian Istri, yang pada perkembangannya namanya diubah menjadi Pesantren Putri. Karena itu secara historis eksistensi Pesantren Persatuan Islam Bangil memiliki hubungan emosional yang kuat dengan perkembangan Jam’iyyah (organisasi) Persatuan Islam dan tokoh-tokohnya di Bandung.   
Legalitas lembaga pendidikan Pesantren Persatuan Islam Bangil berada di bawah naungan Yayasan Pesantren Persatuan Islam Bangil berdasarkan Keputusan Menkumham RI Nomor: C-1839.HT.01.02.TH 2007. Lembaga-lembaga yang berada di dalamnya tercatat MTs Persis 1 dan MA Persis 1 (Putra) serta MTs Persis 2 dan MA Persis 2 (Putri).

PROGRAM PENDIDIKAN
Program Pendidikan 6 Tahun (kelas I, II, III, IV, V , dan VI) diselenggarakan bagi tamatan SD/ MI (Madrasah Ibtidaiyyah). Di akhir program (Kelas VI) santri akan mengikuti ujian kompetensi materi diniyyah dalam Sidang Ujian Majelis dan Ujian Akhir Pesantren. Sebagai persyaratan mengikuti ujian tersebut santri wajib menyusun makalah ilmiah dan mempresentasikannya.
Sebagai permakluman, bahwa kelas I, II, dan III merupakan tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs), sedangkan kelas IV, V, dan VI adalah tingkat Madrasah Aliyah (MA).  

Program Pendidikan 4 Tahun (Kelas Takhasus, IV, V, dan VI) diselenggarakan untuk santri yang berijazah SMP/ MTs (Madrasah Tsanawiyah). Program ini dimulai dengan Kelas Takhasus yang ditempuh selama 1 tahun untuk mematangkan standar penguasaan materi agar siap masuk di kelas IV pada tahun berikutnya ( Kelas 1 Madrasah Aliyah). Kemudian santri secara langsung terdata mengikuti program sampai akhir kelas VI. 

PROGRAM DA’WAH RAMADHAN
Santri tingkat akhir pada bulan Ramadhan wajib melaksanakan Program Da’wah Ramadhan. Santri Putra berda’wah selama bulan Ramadhan. Sedangkan santri putri hanya 10 hari di awal Ramadhan. Program ini dikelola oleh Pesantren melalui Koordinator Da’wah yang bekerjasama dengan organisasi da’wah di wilayah yang ditentukan.  

AKTIVITAS
Untuk melangkah mewujudkan visi dan misi tersebut diselenggarakan sejumlah kegiatan baik yang bersifat akademik maupun non akademik. Kegiatan akademik formal klasikal dilaksanakan Sabtu s.d. Kamis, hari Jum’at libur. Sabtu, Ahad, dan Kamis kegiatan formal di kelas pukul 07.00 s.d. 12.40 WIB. Sedangkan Senin, Selasa, dan Rabu, pukul 07.00 s.d. 15.00 WIB.
Selain kegiatan formal santri mengelola kegiatan secara mandiri di bawah Organisasi Persatuan Pelajar Pesantren Persis (P3P) untuk santri putra. Dan Persatuan Pelajar Pesantren Persis Putri (P4P). Kegiatan di dalamnya seperti: Qiyamullail, Puasa Sunnah, Tahfizh Al-Quran, Khithabah, Bel Belajar Malam, Olah Raga dan Seni Bela Diri, Kebersihan, Keputrian (Les Jahit), Jurnalistik, dan lain sebagainya.



FASILITAS
Fasilitas di Pesantren Persis Bangil meliputi: 8 Masjid yang representatif 8 Gedung Aula/ Serba Guna 8 Unit Kesehatan Santri 8 Ruang KBM formal klasikal untuk semua kelas 8 Laboratorium Komputer, Kimia dan Fisika, Biologi, dan Bahasa yang dilengkapi dengan LCD Proyektor. Khusus Putra terdapat media pembelajaran berupa Active Board yaitu papan tulis yang langsung terhubung dengan komputer dengan teknologi layar sentuh 8 Perpustakaan dengan koleksi kitab-kitab turats maupun karya ulama masa kini 8 Asrama: kamar, almari, kasur, bantal, dan ranjang susun 8 Kantin Santri dan Koperasi Pesantren.

BEASISWA
Beasiswa diberikan bagi sejumlah santri yang memenuhi persyaratan akademik maupun administratif.  Beasiswa dimaksud adalah: Beasiswa Santri Berprestasi (BSB) dan Beasiswa Keringanan Biaya (BKB) bagi santri yang saudara kandungnya tercatat aktif belajar di Pesantren Persis Bangil.  

KETENTUAN PENDAFTARAN
  1. Membayar biaya pendaftaran.
  2. Mengisi formulir pendaftaran dan mencantumkan data NISN.
  3. Menyerahkan pas foto hitam putih ukuran 3x4 (5 lembar – Putri berjilbab).
  4. Menyerahkan 5 lembar foto copy ijazah SD/ MI/ SMP/ MTs yang dilegalisir.
  5. Menyerahkan 5 lembar foto copy SKHUASBN  SD/ MI/ SMP/ MTs yang dilegalisir.
  6. Menyerahkan 1 lembar foto copy Akte Kelahiran dan Kartu Keluarga.
  7. Menyerahkan bukti keterangan sehat dari dokter atau klinik kesehatan.
  8. Lulus tes baca tulis Al-Quran.
  9. Bersedia mematuhi segala tata tertib dan aturan yang berlaku dengan perjanian tertulis (format disiapkan).    

ALUMNI
Sejumlah alumni pesantren telah berkiprah meluas di masyarakat. Diantara mereka ada yang berstatus mahasiswa, enterpreneur, guru, atau profesional di bidangnya masing-masing. Alumni tersebar menekuni bidang yang menjadi kecenderungannya dengan tetap melandasi aktivitasnya sesuai manhaj Al-Quran dan Al-Sunnah. Ikatan Keluarga Besar Pesantren Persis Bangil (IKPB) sebagai wadah komunikasi alumni/ abituren untuk mendukung kemajuan Pesantren. Alumni yang saat ini tercatat masih menempuh studi diantaranya melanjutkan di sejumlah perguruan tinggi: 
\ 
Islamic University  of Madinah Al-Munawwarah  
International Islamic University of Islamabad   
Al-Azhar Al-Syarif University Cairo - Egypt 
LIPIA – Jakarta 
Pesantren Tinggi Studi Hadits dan Da’wah Persis Bangil  
Ma’had Abdurrahman bin Auf – Malang 
Ma’had Abu Bakar As-Shiddiq – Surakarta  
UIN Syarif Hidayatullah – Jakarta 
UIN Maulana Malik Ibrahim – Malang   
IAIN Sunan Ampel Surabaya  
Universitas Negeri Surabaya (Unesa)   
Universitas Negeri Malang (UM)   
Universitas Brawijaya 
Universitas Airlangga
Universitas Muhammadiyah Malang   
Politeknik Negeri Malang  
Sekolah Tinggi Kesehatan/ Akademi Kebidanan (Negeri/ Swasta) 
Dan lainnya.
                                                                                                                                                                                                               

معهد الاتـحاد الإسلامي بانـجيل
PESANTREN PERSATUAN ISLAM BANGIL
a  modern boarding school for islamic law 
Putra: Jl. JA. Suprapto No. 223 | Telepon +62|343|741932 | Gempeng
Putri: Jl. Pattimura No. 185 | Telepon +62|343|742891 |Pogar
Bangil | Pasuruan | Jawa Timur | Indonesia
site: pesantrenpersisbangil.blogspsot.com – email: pesantrenpersisbangil@gmail.com  



PENERIMAAN SANTRI BARU 2013-2014

SYARAT DAN KETENTUAN
PENERIMAAN SANTRI BARU
TAHUN PELAJARAN 2013-2014




Pesantren Persatuan Islam Bangil membuka Penerimaan Santri Baru Tahun Pelajaran 2013-2014 dengan ketentuan sebagai berikut:


A. Syarat Pendaftaran
1.   Mengisi formulir pendaftaran dan mencantumkan data NISN.
2.   Menyerahkan:
a.   Pas foto hitam putih ukuran 3x4 (5 lembar – Putri berjilbab).
b.   Foto copy terlegalisir ijazah SD/ MI/ SMP/ MTs 5 lbr.
c.   Foto copy terlegalisir SKHUASBN  SD/ MI/ SMP/ MTs 5 lbr.
d.   1 lembar foto copy Akte Kelahiran
e.   1 lembar Kartu Keluarga.
3.   Menyerahkan bukti keterangan sehat dari dokter atau klinik kesehatan.
4.   Lulus tes baca tulis Al-Quran.
5.   Bersedia mematuhi tata tertib dan aturan yang berlaku dengan perjanian tertulis (format disiapkan).    

B. Biaya Penerimaan
·       Pendaftaran                       Rp.        150.000,-
·       Perlengkapan                     Rp.     2.000.000,-    *)
·       Uang Bulanan Juli 2012       Rp.        600.000,- **)
·       Seragam                           Rp.        350.000,-
·       Buku Paket                        Rp.        350.000,-
·       Komputer                          Rp.        100.000,-
·       Nasyath / OSIP                  Rp.        200.000,-
·       Dana Da’wah                     Rp.        100.000,-
·       T O TAL                            Rp.   3.850.000,- 

(Total biaya mengacu pada Penerimaan Santri Baru Tahun 2012-2013. Biaya sewaktu-waktu dapat berubah).


  *) Harus dibayar 50%, sisanya bisa diangsur 2x dalam 1 (satu) semester.
**) Bagi santri yang saudara kandungnya tercatat aktif belajar di Pesantren, salah satunya akan men­dapat ke­ringa­nan uang bulanan.

C. Agenda Penerimaan Santri Baru
Penerimaan Santri Baru akan dilaksanakan pada hari:

Info Menyusul

·       Pertemuan Wali Santri.
·       Tes Baca Tulis al-Qur’an.
·       Pengumuman Kelulusan dan Penyelesaian Administrasi.

Hal-hal yang belum tercantum di sini dapat ditanyakan kepada HUMAS.


Pasuruan, 29 Desember 2012


HUMAS
PESANTREN PERSATUAN ISLAM BANGIL 
a  modern boarding school for islamic law 
Putra: Jl. JA. Suprapto No. 223 | Telepon +62|343|741932 | Gempeng
Putri: Jl. Pattimura No. 185 | Telepon +62|343|742891 |Pogar
Bangil | Pasuruan | Jawa Timur | Indonesia
site: pesantrenpersisbangil.blogspsot.com – email: pesantrenpersisbangil@gmail.com

Kamis, 22 Maret 2012

SOSIALISASI DAN PROMOSI

MENYONGSONG DA'WAH RAMADHAN 1433 H
Masjid Agung Pacitan


Mudir Pesantren Persatuan Islam Bangil, Luthfie Abdullah Ismail, Lc memimpin rombongan silaturahim ke Pacitan, Rabu (21/3/2012). Sekitar pukul 9.00 WIB Grand Max yang mengangkut Pak Zainal Abidin (driver), Mudir, Ustadz Bahauddin (Koordinator Da'wah), Ustadz Wildan Shalihy, Nur Adi Septanto, Ustadzah Fahimah K, dan Ustadzah Sakinah bergerak menuju Pacitan.

Agenda silaturahim ke kota kelahiran SBY, Pacitan sebagai langkah progresif untuk mempersiapkan Program Da'wah Ramadhan 1433 H. Nama Pacitan sendiri, konon berasal dari nama buah yang berkhasiat sebagai obat, yaitu Pace. Kemudian menjadi Pacetan, dan mudah disebut dengan nama Pacitan. Sebelum masuk Pacitan, rombongan sengaja singgah di Pesantren Nurul Quran (NQ) Nganjuk, pos Da'wah Ramadhan 1432 H lalu. Di Pesantren NQ Mudir beserta rombingan diterima Pak Sudarmaji selaku Mudir Pesantren NQ dan Pak Fuad (donatur NQ).

Bertemu Wabup Nganjuk
Acara siang itu, ba'da shalat Dzuhur dilakukan di rumah makan Nirwana, salah satu donatur Pesantren NQ. Pertemuan terlihat santai dan gayeng. Pembicaraan seputar kondisi kedua pesantren. Bagaimana pengelolaan dan strategi apa yang perlu dilakukan guna peningkatan kualitas dan kuantitas peserta didik. Alhamdulillah, dalam kesempatan itu pula rombongan sempat bertemu Wabup Nganjuk yang juga hendak makan siang.

Dari Nganjuk, rombongan langsung meluncur ke Pacitan melalui jalur Madiun - Ponorogo - Pacitan. Beberapa saat masuk wilayah Pacitan rombongan disuguhi pemandangan indah dan menawan. Gunung dan lembah yang begitu indah. Sungai mengalir berkelok-kelok. Namun perjalanan harus waspada. Sejumlah ruas jalan di sekitar Tegal Ombo, Pacitan nampak belum lama mengalami longsor. Sehingga pengendara yang melintas ruas Tegal Ombo perlu mengurangi kecepatan dan menambah kewaspadaan.
Bertemu Ketua MUI Pacitan di Masjid Agung Pacitan

Tiba di Pacitan kami langsung menuju rumah Bapak Kohari, salah seorang Pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pacitan. Kemudian kami diarahkan untuk menemui Ketua MUI Pacitan, Bapak Drs. Aris Masyhudi. Selain menjadi ketua MUI, beliau juga aktif mengajar di STIT Muhammadiyah Pacitan. Bertemu dengan Ketua MUI di Masjid Agung Pacitan, lalu bergeser ke rumah beliau yang berjarak 50 meter dari masjid. Usai berbincang tentang poin kedatangan ke Pacitan dalam rangka koordinasi da'wah, rombongan bergerak ke rumah ketua PDM Pacitan.

Di rumah Ketua PDM Bapak Muhammad Yasin rombongan juga membicarakan hal yang sama dengan ketua MUI tadi. Intinya segenap warga Muhammadiyah sangat berterimakasih mendapat perhatian dari Pesantren Persis Bangil. Dalam pertemuan pembuka itu Mudir melalui Koordinator Da'wah menyatakan rasa terimakasih dan permintaan maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan. Hadir dalam pertemuan itu selain Ketua PDM juga sekretaris PDM, Bapak Sarengat dan Bapak Kohari, Bidang Perwakafan.

Di rumah Ketua PDM Pacitan.
Terungkap bahwa Muhammadiyah Pacitan mempunyai 100 lembaga pendidikan dari PAUD, TK, SD/ MI, MTs/ SMP, SMA/ MA/ SMK, dan Sekolah Tinggi yang tersebar di seluruh Kabupaten Pacitan. Meski jumlah murid di tiap lembaga sangat bervariasi, kenyataan ini patut diapresiasi, agar Pesantren Persis Bangil siap menghadapi dinamika internal dan mampu bersaing dengan dinamika pendidikan di luar pesantren.

 
Rumah Bpk. Yazid, wali santri alumni.
Usai pertemuan di rumah ketua PDM, kami berpamitan untuk pulang. Meski kemudian masih singgah di rumah salah satu wali santri alumni untuk istirahat sejenak. Rombongan kembali meluncur pulang sekitar pukul 23.30 WIB, dan tiba di Bangil pukul 06.00 WIB dengan selamat. Amien.





Inisiator
"Akhirnya ke Pacitan juga", gumam Ustadz Wildan S.



Selasa, 20 Maret 2012

SOSOK

PENGABDIAN LEBIH DARI 40 TAHUN

In memoriam: Pak Pono dengan rutinitasnya.
Jalan Raya Bangil - Pandaan masih sepi. Lampu belum 'populer' ketika itu. Langkah kakinya setiap pagi mengantar segenap jasadnya ke Pesantren Persis Putri. "Pak Pono", begitu akrab dipanggil. Sekitar 40 tahun silam ia tekun mengabdi di Pesantren.

Selasa (20/3/2012) dini hari beliau berpulang. Kepergiannya untuk selama-lamanya membawa pelajaran bagi semua yang ditinggalkan. Tak terkecuali bagi segenap civitas di Pesantren Persis Bangil. Kegiatan rutinnya di Pesantren sudah menyatu dengan segenap asatidz dan santri. Bagian kebersihan lingkungan yang menjadi bidang garapnya membuat sejumlah santri begitu sedih.

Sosok Pak Pono mungkin bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa. Tapi kehadirannya di mata anak-anak selalu memberikan kesejukan. Tidak banyak kata, giat bekerja. Seperti pepatah mengatakan Sedikit bicara, banyak bekerja. Mungkin itu prinsipnya dalam bekerja.

Mauluddin, putra Pak Pono seusai pemakaman di Desa Jambe Kelurahan Baujeng  Kecamatan Beji menirukan ucapan ayahnya, "Aku disuruh pensiun. Tapi lha aku wis kadung tresna (cinta) kerja di sana", kenangnya. Pak Pono memang berjiwa besar. Ia mengabdi lebih dari 40 tahun. Semoga amal-amalnya diterima di sisi-Nya. Amien.

Senin, 19 Maret 2012

PERSIS FOOTBALL CLUB

AJANG KOMPETISI SEPAK BOLA KABUPATEN

Final Result: 2-1 untuk SMKN Sukorejo


Kesebelasan Persis FC Ahad sore (18/3/2012) meladeni SMKN Sukorejo di Stadion R. Soedrasono, Pogar, Bangil, Pasuruan. Babak penyisihan perdana ini membawa angin segar bagi tim SMKN Sukorejo. Di babak pertama kedua tim tampil cukup solid. Baik Persis FC maupun SMKN Sukorejo saling adu kerja tim.

Namun di menit ke-35 penjaga gawang Persis FC harus dipaksa memungut bola dari dalam gawangnya. Skor 1-0 untuk SMKN Sukorejo bertahan hingga turun minum.

Manajer Tim Persis FC, Musta'in dan pelatih, M. Ayok memberikan motivasi pada jeda turun minum. Babak kedua dimulai setelah wasit M. Ma'ruf membunyikan peluitnya. Serangan demi serangan dibangun dari sayap kanan SMKN Sukorejo. Pada menit ke-59 bola lambung dari winger kanan hampir menjebol gawang Persis FC untuk kali keduanya. Benturan di mistar gawang kemudian berhasil diselamatkan pemain belakang Persis FC.

Samir (Jambi)
Di menit 63 hadiah tendangan pinalti untuk Persis FC berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Tendangan 12 pas itu dihasilkan setelah usaha serangan yang dilakukan anak-anak Persis FC dijegal cukup keras di dalam area terlarang. Samir sebagai eksekutor memanfaatkan peluang ini dengan sempurna. Hasil 1-1 belum membangkitkan semangat Persis FC untuk menambah kumpulan skor. Karena hampir-hampir di babak ke-2 ini tim Persis FC miskin serangan.

Justru SMKN Sukorejo di menit-menit akhir babak ke-2 berhasil menaklukkan gawang Persis FC. Gol ke-2 mengukuhkan SMKN Sukorejo mengantongi poin penuh. Kerja berat berikutnya bagi anak-anak Persis FC. Karena selain harus menang dengan SMKN Nguling, mereka juga dituntut mengumpulkan gol agar bisa mencari selisih gol dengan SMKN Sukorejo. Itu jika SMKN Sukorejo mampu dikalahkan SMKN Nguling. Jika SMKN Sukorejo memenangkan pertandingan melawan SMKN Nguling, maka kemenangan mutlak bagi SMKN Sukorejo di grup A. Dua tim harus rela mundur dari ajang kompetisi.

Untuk anak-anak Persis FC, semangat terus. Semua akan menjadi pengalaman berharga. Belajar untuk semua, belajar dari semua. Percaya diri dan jadilah diri kitqa sendiri! Semangat!

Sabtu, 17 Maret 2012

LIGA PENDIDIKAN INDONESIA (LPI)

EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA

Sepak bola masih menjadi olah raga favorit di masyarakat. Mulai anak-anak hingga kakek-kakek banyak yang menggemari olah raga ini. Untuk mengarahkannya menjadi kegiatan yang positif dan membangun mental juara maka perlu sebuah wadah untuk berekspresi.


Pesantren Persis Putra sebagai fasilitator proses pendidikan mengikutkan sebagian santrinya dalam ajang Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Kabupaten Pasuruan. "Hari ini pembukaan LPI, jadi pelatih dan manajer mengikuti acara pembukaan di stadion Pogar", kata Kepala MA Persis 1.

Tahun ini, "Kita akan berhadapan dengan SMKN Sukorejo dan SMKN Nguling", lanjut Ustadz Bambang Priyono yang ditemui disela-sela kesibukannya di Pesantren Persis Putra. Menurutnya, meski tahun lalu kandas di babak penyisihan grup, setidaknya santri kita mengalami proses kompetisi. Agar mereka menyadari jika untuk meraih prestasi dibutuhkan perjuangan yang tidak mudah.

Anak-anak yang sudah memiliki skill bagus harus dibangun kepercayaan dirinya. Agar mereka mampu menyajikan permainan yang baik, tenang, dan tetap bersemangat meski harus menelan kekalahan. Namanya saja pertandingan, pasti ada yang menang ada yang kalah pada akhirnya.


"Tetap semangat! Bravo Tim Persis FC", seru suporter. Sedianya Ahad (18/3/2012) Persis FC akan menghadapi SMKN Sukorejo di Stadion Pogar Bangil. Semoga sportivitas terjaga dan menjunjung tinggi akhlak mulia. Selamat berolah raga dan meraih juara.

Kamis, 08 Maret 2012

KILAS BALIK SEJARAH

NGOBROL BARENG USTADZ ALIGA RAMLI, Lc

Lahir di sebuah pulau kecil gugusan kepulauan Madura, Aliga Ramli mengenyam bangku sekolah hingga Pendidikan Guru Agama (PGA). Usai dari PGA, Aliga muda melanjutkan belajarnya di Pesantren Persatuan Islam (Persis) Bangil. Pada tahun 1962 tas kopernya sudah mengisi ruang kamar asrama. Aliga muda menduga bahwa dirinya santri tertua, tapi setelah berada di asrama, "Ternyata ada yang lebih tua dari saya", ungkapnya.

Ustadz Aliga Ramli, Lc
"Pada saat di pesantren, (hampir) semua materi disampaikan Ustadz Abdul Qadir. Tafsir, fiqh, Ushul Fiqh, Mushthalah", kenangnya. Sementara itu untuk materi Falaq, Arudh, Faraidl diajarkan oleh Ustadz Arkat. Pada masa itu masih menganut sistem angkatan, belum klasikal.

Ada hal menarik yang patut dijadikan catatan buat generasi penerus. Lantaran tidak ada ruang istirahat untuk guru, Ustadz Abdul Qadir Hassan tetap berada di kelas pada jam istirahat. Sejurus dengan itu santri-santri berkumpul mendekatinya. Komunikasi antara murid dan guru begitu hangat. "Tidak hanya bertanya, santri pinjam uang pun di situ", kata Ustadz yang saat ini tinggal di Perumahan Puri Kartika Candra Sidoarjo. Rumahnya yang di kawasan Mindi, Porong terkena imbas luapan lumpur panas.

Ustadz yang baru di tahun 2011 lalu dipanggil kakek ini sekarang mengampu mata pelajaran tafsir. Ilmunya yang luas menjadikan kiprah ilmiahnya dijadikan rujukan. Beliau juga tercatat aktif di Majelis Tarjih Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur. Pengajiannya di sejumlah tempat juga masih rutin beliau bina. Semoga ilmunya mengalirkan semangat jihad di jiwa ummat.

.